Ksp

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

 

Satuan Pendidikan                : SMA

Mata Pelajaran                      : Kimia

Kelas/semester                       : XI/2

Alokasi Waktu                       : 2 x 45 menit

Pertemuan                             : ke-1

Standar Kompetensi             :

4.   Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode  pengukuran, dan terapannya.

Kompetensi Dasar

4.6  Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan     hasil kali kelarutan.

Indikator                                :

4.6.1   Menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang sukar larut.

4.6.2 Menghubungkan tetapan hasil kali kelarutan dengan tingkat kelarutan atau   pengendapannya.

4.6.3  Menuliskan ungkapan berbagai Ksp elektrolit yang sukar larut dalam air.

I. Tujuan Pembelajaran

  • Tujuan Kognitif

Setelah melakukan proses pembelajaran diharapkan siswa dapat :

    1. menjelaskan definisi kelarutan.
    2. Menjelaskan definisi kelarutan molar.
    3. Menjelaskan definisi hasil kali kelarutan.
    4. Menyelesaikan tiga dari empat soal yang diberikan dengan benar.
  • Tujuan Afektif

Setelah melakukan proses pembelajaran diharapkan siswa dapat :

1.      Lebih bersikap disiplin

2.      Menjadi lebih tekun

3.      Lebih bertanggungjawab

4.      Menjadi lebih teliti

  • Tujuan psikomotorik

Siswa dapat menelusur pustaka yang berkenaan dengan materi kelarutan.

II. Materi Ajar

  • Kelarutan (s) dan Hasil Kali Kelarutan (Ksp)

Kelarutan adalah ukuran kemampuan suatu zat untuk melarut dalam sejumlah pelarut tertentu dari zat lain pada suhu dan tekanan standar. Dengan kata lain, kelarutan suatu senyawa dalam pelarut tertentu pada suhu dan tekanan tertentu diartikan sebagai jumlah maksimum senyawa tersebut yang dapat dilarutkan dalam larutannya. Biasanya, kelarutan suatu zat atau senyawa dinyatakan dalam satuan gram/liter (g/L) atau mol/Liter (mol/L).

 

Kelarutan molar suatu zat adalah sejumalah mol dari zat tersebut yang dilarutkan dalam satu liter pelarut.

Kelarutan molar dirimuskan sebagai :

 S = kelarutan Molar
Mr = Massa molekul relatif

a = massa zat terlarut (gram)

V = Volume larutan (mL)

Tetapan kesetimbangan suatu larutan sering disebut hasil kali kelarutan yang dinyatakan dengan Ksp. Jadi hasil kali kelarutan menggambarkan perkalian konsentrasi ion-ion suatu elektrolit yang sukar larut atau kurang larut dalam larutan jenuhnya yang dipangkatkan dengan masing-masing koefisiennya.

Contoh AgCl (s)          Ag+(aq) + Cl(aq)

Konstanta kesetimbangannya adalah

Karena konsentrasi padatan konstan , maka

 Ksp = [Ag+] [Cl]

III. Metode Pembelajaran

  • Kooperatif tipe investigasi kelompok

IV. Langkah-langkah Pembelajaran

  • Kegiatan Awal
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi waktu
Guru menciptakan suasana kelas yang religius dengan memberi salam pembuka, berdoa bersama siswa sebelum melakukan pelajaran, serta mengecek kehadiran siswa. Siswa menjawab salam dari guru dan berdoa bersama dengan penuh religius. 1 menit
Apersepsi : Guru bertanya kepada siswa tentang materi kelarutan yang telah dipelajari siswa dirumah.

Contoh:

Apa yang terjadi pada saat gula dilarutkan kedalam air?Mengapa bila gula yang dilarutkan dalam jumlah banyak tidak dapat terlarut semua?”

Guru menunjuk salah satu siswa untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.

Siswa menjawab dengan benar dan penuh tanggung jawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. 3 menit
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan disampaikan pada pertemuan ini secara komunikatif. Siswa menyimak dengan seksama tujuan pembelajaran yang disampaikan oleh guru. 1 menit
  • Kegiatan inti
Nama Kegiatan Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu
Eksplorasi Memilih Topik

Pada tahap ini Guru membagi siswa menjadi 2 kelompok besar berdasarkan subtopik yang akan dipilih siswa, yaitu Kelarutan (s) dan Tetapan hasil kali kelarutan(Ksp).

5 menit
Elaborasi 1.    Perencanaan Kooperatif

Pada tahap ini siswa duduk dalam kelompoknya. Masing-masing kelompok merencanakan kerja sama, menyelesaikan permasalahan, merumuskan masalah, dan dengan cara bagaimana masalah tersebut dapat diselesaikan. Apakah dengan cara meringkas terlebih dahulu atau mengerjakan soal-soal yang ada.

2.    Analisis dan Sintesis

Siswa menelaah dan membuat ringkasan (poin-poin penting) tentang Kelarutan (s) dan Tetapan Hasil kali kelarutan (Ksp) yang akan dipresentasikan.

3.    Presentasi Hasil

Masing-masing Kelompok menyajikan hasil diskusi dengan penuh tanggung jawab.

ssxx

50 menit

Konfirmasi Guru mengontrol jalannya presentasi dan membenarkan apabila ada kesalahan pada materi yang kelompok berikan. 15 menit
  • Kegiatan Akhir
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu
Guru bersama siswa membuat kesimpulan tentang pembelajaran yang telah dilakukan secara komunikatif. Siswa bersama guru membuat kesimpulan tentang pembelajaran yang telah dilakukan secara komunikatif. 4 menit
Guru memberikan pekerjaan rumah kepada siswa untuk memperdalam materi Siswa menulis tugas yang diberikan guru untuk pekerjaan rumah. 10 menit
Guru memberitahukan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya secara komunikatif. Siswa mendengarkan dengan seksama.
Guru menutup kelas dengan mengucapkan salam. Siswa menjawab salam dari guru dengan penuh religius. 1 menit

V. Sumber Belajar

  • Buku pelajaran kimia yang relevan (Erlangga).
  • LKS

VI. Penilaian

  • Penilaian Kognitif

Nilai diperoleh dari hasil uji kemampuan (pre test), hasil diskusi dalam memahami materi dan mengerjakan LKS, dan hasil evaluasi masing-masing siswa setelah pembelajaran.

  • Penilaian Afektif

Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran berlangsung.

No. Nama Siswa Aspek yang dinilai Jumlah Ket.
1 2 3 4
1
2
3
dst
30

Keterangan :

1 = Lebih bersikap disiplin

2 = Menjadi lebih tekun

3 = Lebih bertanggungjawab

4 = Menjadi lebih teliti

Nilai afektif   :   –  17-20    = A

                          –  13-16    = B

                          –   9-12     = C

                          –   5-8       = D

Skor                 : –   Amat baik   = 4

                          –   Baik            = 3

                          –   Cukup         = 2

                          –   Kurang        = 1

VII. Evaluasi

1.      Pada 25°C, 0.00188 g AgCl  dilarutkan dalam 1 liter air, berapakah kelarutan molar dari AgCl? (Ar Ag = 108, Cl = 35.5)

2.      Jika konsentrasi AgCl yang terlarut telah mencapai maksimum , maka persamaan tetapan kesetimbangan AgCl yaitu …..

3.      Perhatikan kesetimbangan yang terjadi  dalam larutan jenuh Ag2CrO4

Ag2CrO4(s)                      2Ag+(aq)            +          CrO42-(aq)

 

Jika konsentrasi Ag2CrO4 dinyatakan dengan s, maka konsentrasi ion Ag+ dalam larutan itu sama dengan 2s, dan konsentrasi ion CrO42- sama dengan s.

hubungan nilai kelarutan (s) dengan Ksp adalah ……

4.      Pada suhu tertentu tetapan hasil kali kelarutan (Ksp) garam PbSO4 = 1 x 10-8. Besarnya tetapan kesetimbangan reaksi-reaksi sebagai berikut.

a. PbSO4                               Pb2+ + SO42-                   K = 5 x 10-1

b. Pb2+ + CrO42-                    PbCrO4                          K = 4 x 1012

c. PbS + CrO42-                     PbCrO4+S2-                   K = 8 x 10-8

Dari data di atas,  tetapan hasil kali kelarutan garam PbS adalah …..

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

 
   

 

Satuan Pendidikan                : SMA

Mata Pelajaran                      : Kimia

Kelas/semester                       : XI/2

Alokasi Waktu                       : 2 x 45 menit

Pertemuan ke-                       : 2

Standar Kompetensi             :

4.   Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode  pengukuran, dan terapannya.

Kompetensi Dasar

4.6  Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip   kelarutan dan hasil kali kelarutan.

Indikator                                :

4.6.4        Menentukan  kelarutan suatu elektrolit yang sukar larut berdasarkan data harga Ksp atau sebaliknya.

4.6.5        Menjelaskan pengaruh penambahan ion senama dalam larutan.

I. Tujuan Pembelajaran

  • Tujuan Kognitif

Siswa dapat :

1.        Menentukan kelarutan suatu elektrolit yang sukar larut berdasarkan data harga Ksp atau sebaliknya melalui perhitungan.

2.        Menjelaskan pengaruh penambahan ion senama terhadap kelaruta berdasarkan harga Ksp-nya.

3.        Siswa dapat menyelesaikan enam dari delapan soal yang diberikan dengan benar.

  • Tujuan Afektif

Setelah melakukan proses pembelajaran diharapkan siswa dapat :

1.      Lebih bersikap disiplin

2.      Menjadi lebih tekun

3.      Lebih bertanggungjawab

4.      Menjadi lebih teliti

  • Tujuan psikomotorik

Siswa dapat menelusur pustaka yang berkenaan dengan materi kelarutan.

II. Materi Ajar

  • Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

Untuk mempermudah menentukan ksp sutau zat maka dapat menggunakan langkah-langkah sebagai berikut

1.      Ionkan zat tersebut

2.      Misalkan konsentrasi sebagai kelarutan

3.      Kalikan ion-ion tersebut dan dipangkatkan dengan koefisiennya.

Jika kelaruta dilambangkan dengan s, maka hubungan kelarutan dengan hasil kali kelarutan (Ksp) dapat dinyatakan dengan persamaan berikut

Keberadaan ion sejenis dalam suatu larutan dapat mempengaruhi suatu zat di dalam air. Perhatikan dua contoh berikut ini :

1.        Jika ke dalam larutan jenuh AgCl ditambahkan beberapa tetes NaCl, maka akan terbentuk endapan AgCl. Hal ini karena ion Cl dari NaCl mempengaruhi kelarutan AgCl dalam air.

2.        Jika ke dalam larutan jenuh AgCl ditambahkan beberapa tetes AgNO3 maka akan terbentuk endapan AgCl. Hal ini karena ion Ag+ dari AgNO3 mempengaruhi kelarutan AgCl dalam air.

Hal tersebut di atas dapat terjadi karena dalam larutan jenuh AgCl terdapat kesetimbangan antara padatan AgCl dengan ion-ionnya. Ketika kedalam larutan tersebut ditambahkan NaCl dan AgNO3 maka ion Cl dari NaCl dan ion Ag+ dari AgNO3 akan menggeser kesetimbangan ke kiri , sehungga terbentuk endapan AgCl. Dengan kata lain, kelarutan AgCl tersebut menurun.

Berdasarkan penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa ion sejenis dapat mempengaruhi kelarutan suatu zat dalam larutan jenuhnya.

III. Metode Pembelajaran

  •  Direct Instruction

IV. Langkah-langkah Pembelajaran

  • Kegiatan Awal
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi waktu
Guru menciptakan suasana kelas yang religius dengan memberi salam pembuka, berdoa bersama siswa sebelum melakukan pelajaran, serta mengecek kehadiran siswa. Siswa menjawab salam dari guru dan berdoa bersama dengan penuh religius 1 menit
Apersepsi : Guru bertanya kepada siswa tentang perbedaan kelarutan dan Ksp yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

Guru menunjuk salah satu siswa untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.

Siswa menjawab dengan benar dan penuh tanggung jawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. 3 menit
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan disampaikan pada pertemuan ini secara komunikatif. Siswa menyimak tujuan pembelajaran yang disampaikan oleh guru. 1 menit
  • Kegiatan Inti
Nama Kegiatan Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu
Eksplorasi Guru memberikan pre test kepada siswa tentang materi kelarutan dan hasil kali kelarutan.

Guru meminta siswa mempersiapkan buku ajar/LKS.

15menit
Elaborasi Guru menjelaskan hubungan antara kelarutan dan hasil kali kelarutan berdasarkan rumus yang ada.

Guru memberikan pelatihan terbimbing pada siswa secara umum mengenai perhitungan menentukan kelarutan berdasarkan Ksp atau sebaliknya.

Siswa mendalami pemahaman mengenai menentukan perhitungan kelarutan berdasarkan ksp atau sebaliknya beserta contohnya.

Guru membimbing siswa tentang pengaruh ion senama pada kelarutan suatu senyawa

Guru memberikan pelatihan terbimbing pada siswa mengenai konsep dan perhitungan menentukan Ksp akibat penambahan ion senama.                     

35 menit
Konfirmasi Guru memeriksa/mengontrol apakah siswa telah berhasil melakukan tugas dengan baik dengan cara memberi umpan balik terhadap apa yang telah dikerjakan oleh siswa sebagai pengukur tingkat pemahaman siswa.

Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya.

Guru menjawab pertanyaan siswa

20 menit
  • Kegiatan Akhir
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu
Guru bersama siswa membuat kesimpulan tentang pembelajaran yang telah dilakukan secara komunikatif. Siswa bersama guru membuat kesimpulan tentang pembelajaran yang telah dilakukan secara komunikatif.. 4 menit
Guru memberikan pekerjaan rumah kepada siswa. Untuk memperdalam materi Siswa menulis tugas yang diberikan guru untuk pekerjaan rumah. 10 menit
Guru memberitahukan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya secara komunikatif. Siswa mendengarkan dengan seksama.
Guru menutup kelas dengan mengucapkan salam. Siswa menjawab salam dari guru secara religius. 1 menit

V. Sumber Belajar

  • Buku pelajaran kimia yang relevan.
  • LKS

VI. Penilaian

  • Penilaian Kognitif

Nilai diperoleh dari hasil uji kemampuan (pre test), hasil diskusi dalam memahami materi dan mengerjakan LKS, dan hasil evaluasi masing-masing siswa setelah pembelajaran.

  • Penilaian Afektif

Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran berlangsung.

No. Nama Siswa Aspek yang dinilai Jumlah Ket.
1 2 3 4
1
2
3
dst
30

Keterangan :

1 = Lebih bersikap disiplin

2 = Menjadi lebih tekun

3 = Lebih bertanggungjawab

4 = Menjadi lebih teliti

Nilai afektif :   –  17-20    = A

                        –  13-16    = B

                        –   9-12     = C

                        –   5-8       = D

Skor               : –   Amat baik   = 4

                        –   Baik            = 3

                        –   Cukup         = 2

                        –   Kurang        = 1

VII. Evaluasi

1.      Kelarutan PbSO4 dalam air adalah 1,4 x 10-4 M pada suhu sekitar 300C. Bila dilarutkan dalam K2SO4 0,05 M, maka kelarutan PbSO4 menjadi …..

a. 1,96 x 10-8 M                                               c. 3,92 x 10-7 M

b. 3,96 x 10-8 M                                               d. 3,50 x 10-6 M

c. 3,92 x 10-4 M

2.      Pada 250 C hasil kali kelarutan raksa(II)sulfida adalah 60 x 10-52. Jumlah ion Hg2+ yang terdapat dalam 1 liter larutan pada 250 C adalah ….. (tetapan Avogadro = 6,02 x 1023).

a. 7,746 x 10-26                                                c. 4,663 x 10-3

b. 1,663 x 10-23                                                d. 3,653 x 10-1

e. 2,746 x 103

3.      Hasil kali kelarutan Cr(OH)2 adalah 1,08 x 10-19 mol3L-3. Kelarutan dari Cr(OH)2 adalah …..

a. 16,4 x 10-10 mol/liter                                    c. 3,28 x 10-9 mol/liter

b. 6,56 x 10-10 mol/liter                                    d. 3,22 x 10-9 mol/liter

e. 3,0 x 10-7 mol/liter

4.      Jika diketahui Ksp BaSO4 = 1 x 10-10 dan Mr BaSO4 = 233, maka kelarutan garam BaSO4 tersebut dalam air adalah …

 

a. 233 mg/L

b. 23.3 mg/L

c. 2.33 mg/L

d. 2.33 x 10-10 mg/L

e. 10-5 mg/L

 

5.    Kelarutan AgCl dalam air pada suhu 250C  adalah 1,435 mg perliter. Kelarutan AgCl dalam larutan yang mengandung 0,1 M NaCl adalah ….

a. 1 x 10­-2 M                                        c. 1 x 10­-5 M

b. 1 x 10­-4 M                                        d. 1 x 10­-9 M

e. 1 x 10­-11 M

6.      Kelarutan CaCO3 dalam air pada suhu tertentu = 10-3 mol/liter. Pada suhu yang sama kelarutan CaCO3 dalam larutan Ca(NO3)2 0,05 M adalah …..

a. 2 x 10-4 mol/L                                              c. 2 x 10-8 mol/L

b. 2 x 10-5 mol/L                                              d. 2 x 10-9 mol/L

e. 5 x 10-9 mol/L

7.      Jika Ksp Ag2CrO4 = 1,1 x 10-12 mol/L. Kelarutan Ag2CrO4 dalam larutan AgNO3 0,1 M adalah …..

a. 1,1 x 10-12 mol/L                                       c. 1,1 x 10-17 mol/L      

b. 1,1 x 10-21 mol/L       ­                        d. 1,1 x 10-13 mol/L      

e. 1,1 x 10-10 mol/L      

8.      Bila kelarutan SrSO4 dalam air adalah 5 x 10-4 M, maka kelarutan SrSO4 dalam larutan Na2SO4 0,001 M adalah ..

 

a.    5.0 x 10-4 M

b.    5.0 x 10-5 M

c.    2.5 x 10-4 M

d.   2.5 x 10-1 M

e.    1.0 x 10-5 M

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

 
   

 

 

Satuan Pendidikan                : SMA

Mata Pelajaran                      : Kimia

Kelas/semester                       : XI/2

Alokasi Waktu                       : 2 x 45 menit

Pertemuan ke-                       : 3

Standar Kompetensi             :

4.   Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode  pengukuran, dan terapannya.

Kompetensi Dasar

4.6  Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan.

Indikator                                :

4.6.6  Menentukan pH larutan dari harga Ksp-nya.

I. Tujuan Pembelajaran

  • Tujuan Kognitif

Siswa dapat :

1. Menentukan pH larutan dari harga Ksp-nya melalui perhitungan.

2. Menentukan kelarutan suatu elektrolit berdasarkan pengaruh pH dan harga Ksp-nya.

3. Siswa dapat menyelesaikan tiga dari empat soal yang diberikan dengan benar.

  • Tujuan Afektif

Setelah melakukan proses pembelajaran diharapkan siswa dapat :

1.    Lebih bersikap disiplin

2.    Menjadi lebih tekun

3.    Lebih bertanggungjawab

4.    Menjadi lebih teliti

  • Tujuan psikomotorik

Siswa dapat menelusur pustaka yang berkenaan dengan materi kelarutan.

II. Materi Ajar

  • Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

pH suatu larutan dapat diketahui melalui adanya ion H+ dan OHdalam suatu larutan.

III. Metode Pembelajaran

  •  Direct Instruction (DI)

IV. Langkah-langkah Pembelajaran

  • Kegiatan Awal
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi waktu
Guru menciptakan suasana kelas yang religius dengan memberi salam pembuka, berdoa bersama siswa sebelum melakukan pelajaran, serta mengecek kehadiran siswa. Siswa menjawab salam dari guru dan berdoa bersama dengan penuh religius 1 menit
Apersepsi : Guru bertanya kepada siswa tentang pengertian pH larutan.

Guru menunjuk salah satu siswa untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.

Siswa menjawab dengan benar dan penuh tanggung jawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. 3 menit
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan disampaikan pada pertemuan ini secara komunikatif. Siswa menyimak tujuan pembelajaran yang disampaikan oleh guru. 1 menit
  • Kegiatan Inti
Nama Kegiatan Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu
Eksplorasi Guru memberikan pre test tentang hubungan antara Ksp dengan pH. 20 menit
Elaborasi Guru menjelaskan hubungan antara harga Ksp dengan pH.

Guru memberikan pelatihan terbimbing pada siswa secara umum mengenai perhitungan menentukan pH larutan non elektrolit yang sukar larut berdasarkan harga Ksp atau kelarutan.

30 menit
Konfirmasi Guru mrmberikan kesempatan kepada siswa untuk  bertanya.

Guru menjawab pertanyaan siswa.

Guru mengontrol apakah siswa telah berhasil melakukan tugas dengan benar dengan cara memberi umpan balik terhadap apa yang telah dikerjakan oleh siswa sebagai pengukur tingkat pemahaman siswa.

20 menit
  • Kegiatan Akhir
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu
Guru bersama siswa membuat kesimpulan tentang pembelajaran yang telah dilakukan secara komunikatif. Siswa bersama guru membuat kesimpulan tentang pembelajaran yang telah dilakukan secara komunikatif. 5 menit
Guru memberikan pekerjaan rumah kepada siswa. Untuk memperdalam materi Siswa menulis tugas yang diberikan guru untuk pekerjaan rumah. 9 menit
Guru memberitahukan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya secara komunikatif. Siswa mendengarkan dengan seksama.
Guru menutup kelas dengan mengucapkan salam. Siswa menjawab salam dari guru secara religius. 1  menit

V. Sumber Belajar

  • Buku pelajaran kimia lainnya yang relevan.
  • LKS

VI. Penilaian

  • Penilaian Kognitif

Nilai diperoleh dari hasil uji kemampuan (pre test), hasil diskusi dalam memahami materi dan mengerjakan LKS, dan hasil evaluasi masing-masing siswa setelah pembelajaran.

  • Penilaian Afektif

Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran berlangsung.

No. Nama Siswa Aspek yang dinilai Jumlah Ket.
1 2 3 4
1
2
3
dst
30

Keterangan :

1 = Lebih bersikap disiplin

2 = Menjadi lebih tekun

3 = Lebih bertanggungjawab

4 = Menjadi lebih teliti

Nilai afektif :   –  17-20    = A

                        –  13-16    = B

                        –   9-12     = C

                        –   5-8       = D

Skor               : –   Amat baik   = 4

                        –   Baik            = 3

                        –   Cukup         = 2

                        –   Kurang        = 1

VII. Evaluasi

1.          pH larutan jenuh Mg(OH)2 jika Ksp = 1,2 x 10-11 adalah …..

a. 10,447                                             c. 10,474

b. 10,477                                             d. 11,447

e. 11,477

2.          Larutan jenuh basa L(OH)3 mempunyai pH = 10. Ksp basa itu adalah …..

a. 3,3 x 10-5                                         c. 3,3 x 10-17   

b. 4 x 10-12                                           d. 4 x 10-18      

e. 2,7 x 10-20

3.          Kelarutan L(OH)2 dalam air sebesar 5 x 10-4 mol/liter. pH larutan jenuh L(OH)2 dalam air adalah …..

a. 10,3                                                 c. 9,7

b. 11,0                                                 d. 3,7

e. 2,0

4.          Kelarutan Mg(OH)2 (Ksp = 3 x 10-11) dalam larutan yang memiliki pH 12 adalah ……

a. 1 x 10 -7                                           c. 3 x 10-7

b. 2 x 10-7                                                           d. 4 x 10-7

e. 5 x 10-7


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

 

Satuan Pendidikan                : SMA

Mata Pelajaran                      : Kimia

Kelas/semester                       : XI/2

Alokasi Waktu                       : 2 x 45 menit

Pertemuan ke-                       : 4

Standar Kompetensi             :

4.   Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode  pengukuran, dan terapannya.

Kompetensi Dasar

4.6  Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan.

Indikator                                :

4.6.7  Memperkirakan terbentuknya endapan berdasarkan harga Ksp.

I. Tujuan Pembelajaran

  • Tujuan Kognitif

Siswa dapat :

1.    Memperkirakan terbentuknya endapan berdasarkan nilai tetapan hasil kali kelarutan(Ksp).

2.    Siswa dapat menyelesaikan tiga dari tiga soal yang diberikan dengan benar.

  • Tujuan Afektif

Setelah melakukan proses pembelajaran diharapkan siswa dapat :

5.    Lebih bersikap disiplin

6.    Menjadi lebih tekun

7.    Lebih bertanggungjawab

8.    Menjadi lebih teliti

  • Tujuan psikomotorik

Siswa dapat menelusur pustaka yang berkenaan dengan materi kelarutan.

II. Materi Ajar

  • Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

Semakin besar harga Ksp suatu zat, semakin mudah senyawa tersebut larut. Sebaliknya, semakin kecil harga Ksp suatu zat, semakin sukar zat tersebut larut.harga Ksp suatu zat dapat digunakan untuk mengetahui pembentukan endapan dalam larutan.

Ketika larutan AgCl dicampur dengan AgNO3, maka terdapat tiga kemungkinan yang berhubungan dengan peristiwa pengendapan, yaitu :

1.      Jika [Ag+] [Cl] < Ksp AgCl maka campuran belum menghasilkan endapan.

2.      Jika [Ag+] [Cl] = Ksp AgCl maka campuran akan mulai menghasilkan endapan.

3.      Jika [Ag+] [Cl] > Ksp AgCl maka campuran menghasilkan endapan.

III. Metode Pembelajaran

  • Direct Instruction dan diskusi kelompok.

IV. Langkah-langkah Pembelajaran

  • Kegiatan Awal
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi waktu
Guru menciptakan suasana kelas yang religius dengan memberi salam pembuka, berdoa bersama siswa sebelum melakukan pelajaran, serta mengecek kehadiran siswa. Siswa menjawab salam dari guru dan berdoa bersama dengan penuh religius 1 menit
Apersepsi : Guru bertanya kepada siswa tentang pengertian pengendapan.

Guru menunjuk salah satu siswa untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.

Siswa menjawab dengan benar dan penuh tanggung jawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. 3 menit
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan disampaikan pada pertemuan ini secara komunikatif. Siswa menyimak tujuan pembelajaran yang disampaikan oleh guru. 1 menit
  • Kegiatan inti
Nama Kegiatan Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu
Eksplorasi Guru memberikan pretest tenatang materi hubungan Ksp dengan pengendapan. 15 menit
Elaborasi Guru menjelaskan tentang hubungan Ksp dengan pengendapan.

Guru membentuk enam kelompok dan diberikan masing-masing empat larutan untuk diperkirakan apakah mengendap ataukah tidak.

Guru menunjuk dua kelompok secara acak untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya.

Guru mengawasi jalannya presentasi.

ssx

40 menit

Konfirmasi Guru mengontrol jalannya presentasi dan membenarkan apabila ada kesalahan pada materi yang kelompok berikan. 15 menit
  • Kegiatan Akhir
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu
Guru bersama siswa membuat kesimpulan tentang pembelajaran yang telah dilakukan secara komunikatif. Siswa bersama guru membuat kesimpulan tentang pembelajaran yang telah dilakukan secara komunikatif.. 4 menit
Guru memberikan pekerjaan rumah kepada siswa untuk memperdalam materi. Siswa menulis tugas yang diberikan guru untuk pekerjaan rumah. 10 menit
Guru memberitahukan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya secara komunikatif. Siswa mendengarkan dengan seksama.
Guru menutup kelas dengan mengucapkan salam. Siswa menjawab salam dari guru secara religius. 1 menit

V. Sumber Belajar

  • Buku pelajaran kimia yang relevan.
  • LKS

VI. Penilaian

  • Penilaian Kognitif

Nilai diperoleh dari hasil uji kemampuan (pre test), hasil diskusi dalam memahami materi dan mengerjakan LKS, dan hasil evaluasi masing-masing siswa setelah pembelajaran.

  • Penilaian Afektif

Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran berlangsung.

No. Nama Siswa Aspek yang dinilai Jumlah Ket.
1 2 3 4
1
2
3
dst
30

Keterangan :

1 = Lebih bersikap disiplin

2 = Menjadi lebih tekun

3 = Lebih bertanggungjawab

4 = Menjadi lebih teliti

Nilai afektif :   –  17-20    = A

                        –  13-16    = B

                        –   9-12     = C

                        –   5-8       = D

Skor               : –   Amat baik   = 4

                        –   Baik            = 3

                        –   Cukup         = 2

                        –   Kurang        = 1

VII. Evaluasi

1.      Dalam 50 mL larutan PbCl2 terkandung 0,2207 g PbCl2 yang terlarut di dalamnya. Jika Ksp PbCl2 = 2,4 x 10-4 mol3/L3, maka Qc yang diperoleh adalah …..

a. Qc < Ksp , maka tidak terbentuk endapan

b. Qc = Ksp, maka terbentuk endapan

c. Qc > Ksp, maka tidak terbentuk endapan

d. Qc < Ksp, maka terbentuk endapan

e. Qc > Ksp, maka terbentuk endapan

2.      Suatu larutan mengandung garam-garam Pb(NO3)2, Mn(NO3)2, dan Zn(NO3)2 masing-masing dengan konsentrasi 0,01 M. Pada larutan ini di larutkan sejumlah NaOH padat hingga pH larutan menjadi 8. Berdasarkan data Ksp berikut :

Pb(OH)2          = 2,8 x 10-16

Mn(OH)­2         = 4,5 x 10-14

Zn(OH)2          = 4,5 x 10-17

Hidroksida yang mengendap adalah …..

a. tidak ada                                         c. hanya Zn(OH)2

b. Zn(OH)2 dan Pb(OH)2                    d. hanya Mn(OH)2

e. ketiga-tiganya         

3.      Kepada masing-masing larutan 500 mL CaCl2 0,001 M, 500 mL SrCl2 0,001 M, dan 500 mL BaCl2 0,001 M ditambahkan 500 mL K2SO4 0,001 M. Jika Ksp CaSO4 = 2 x 10-5; SrSO4 = 3 x 10-7; BaSO4 = 1 x 10-10, maka secara teoritis endapan zat yang akan terjadi adalah …..

a. BaSO4                                                            c. BaSO4 dan SrSO4

b. SrSO4                                                             d. CaSO4 dan BaSO4

e. CaSO4, SrSO4 dan BaSO4

 

 
 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s